PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN AEROBIC INTENSITAS SEDANG TERHADAP VO2MAKS PADA REMAJA PEROKOK AKTIF

Main Article Content

Ayu Permata
Renni Hidayati Zein

Abstract

VO2maks digunakan sebagai indikator untuk menentukan kemampuan aerobic, dimana kemampuan aerobic akan berkaitan erat dengan system cardio dan system respirasi dalam usaha penyediaan oxygen dan kemampuan untuk menggunakan oxygen tersebut dalam tubuh. Usia remaja adalah usia dimana tingkat kebugaran jasmani dan daya tahan aerobik paling tinggi dan masih dapat berkembang. Namun jika pada usia remaja telah mengkonsumsi atau menghisap rokok akan merusak daya tahan aerobik. Pada kasus perokok aktif, fisioterapi berperan untuk menjaga kebugaran fisik, meningkatkan daya tahan tubuh dan terutama dalam meningkatkan kadar VO2maks. Intervensi fisioterapi untuk kebugaran fisik adalah dengan latihan aerobic intensitas sedang yang dapat meningkatkan volume oksigen maksimum (VO2maks). Metode penelitian ini adalah pra ekspreimental dengan desain pre dan post. Sampel penelitian adalah 10 orang remaja perokok aktif dengan rentang usia 18 – 21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi Pre dan Post yaitu p = 0,004. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu latihan aerobic intensitas sedang dapat meningkatkan VO2maks pada remaja perokok aktif.

Article Details

Section
Articles