PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SISTEM REPRODUKSI TERHADAP KOPING REMAJA PUTRI DALAM MENGATASI KECEMASAN SAAT MENARCHE

Main Article Content

Ade Rahmadini
Mhd. Idris

Abstract

Adolescence (remaja) merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Pada fase ini perubahan fisik cenderung lebih dominan karena ini merupakan salah satu ciri dari perkembangan masa remaja terutama fungsi seksual. Perubahan fisik yang terjadi pada remaja laki-laki ditandai dengan adanya perubahan ukuran alat kelamin (penis) dan ditandai dengan mimpi basah. Sedangkan pada perempuan terjadi perubahan fisik pada payudara dan alat kemaluan (vagina) serta ditandai dengan munculnya menstruasi pertama kali atau menarche. Dengan demikian, diperlukan  penyuluhan terkait informasi kesehatan reproduksi kepada anak yang akan memasuki masa remaja, karena  perubahan hormonal biasanya akan mempengaruhi tingkat emosional anak remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pengaruh pendidikan kesehatan tentang sistem reproduksi terhadap koping remaja putri dalam mengatasi kecemasan saat menarche. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan cara menelusuri artikel yang berkaitan dengan topik pembahasan pada jurnal-jurnal terakreditasi terbitan antara tahun 2011-2018. Setelah dilakukan penelusuran maka ditetapkan 5 artikel yang hampir mendekati topik yang dibahas berdasarkan kriteria inklusi berdasarkan PICO frame work, yaitu P = Remaja putri antara usia 10-16 tahun, I= Pendidikan kesehatan tentang pramenstruasi, O= Tingkat kecemasan remaja putri menghadapi menarche. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif  pendidikan kesehatan tentang sistem reproduksi terhadap koping remaja putri dalam mengatasi kecemasan saat menarche.

Article Details

Section
Articles