UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM KOMBINASI EKSTRAK DAUN NIPAH(Nypa fructicans WURMB.) dan JERUK PURUT (Citrus hystrix) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Propionibacterium acnes

Main Article Content

elisa issusilaningtyas

Abstract





 




Senyawa triterpenoid, flavonoid, saponin dan tanin pada daun nipah dan Minyak atsiri jeruk purut yang mengandung sitronelal, sitronelol, nerol,dan limonene. Minyak atsiri dari jeruk purut (C. hystrix) mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun nipah dan minyak atsiri daun jeruk nipis sebagai antibakteri Propionibacterium acnes setelah diformulasikan dalam sediaan krim. Ekstrak daun nipahdan minyak atsiri C. hystrix dibuat menjadi sediaan krim tipe M/Abeserta uji karakeristik fisik dan uji aktivitas antibakteri nya. Formula krim dibuat dengan tiga variasi konsentrasi  ekstrak yaitu 5%, 10%, dan 15% dengan konsentrasi minyak atsiri C. hystrix masing-masingsebesar 5%. Evaluasi sediaan krim dilakukan dengan stabilitas cycling test dan uji aktivitas antibakteri terhadap propionibacterium acnes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sediaan krim kombinasi daun nipah dan minyak atsiri C. hystrix memiliki karakteristik fisik yang baik, akan tetapi mengalami penurunan kestabilan setelah dilakukan uji stabilitas cycling test. Penurunan kestabilan ini tidak berpengaruh secara signifikan pada karakteristik fisik sediaan krim. Hasil uji zona hambat bakteri pada konsentrasi 5% memiliki efek antibakteri sedang, sedangkan pada konsentrasi 10% dan 15% memiliki efek antibakteri kuat. Hasil analisis statistik pada kosnsentrasi 10% dan 15% tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam menghambat bakteri S. aureus. Formulasi krim kombinasi daun nipah dan minyak atsiri C. hystrix dengan konsentrasi ekstrak sebesar 10% adalah formula yang memiliki aktivitas antibakteri yang paling optimal.


 





Article Details

Section
Articles