TEKNIK RELAKSASI: GENGGAM JARI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HAEMODIALISA DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

Main Article Content

Adiratna Sekar Siwi
Maria Paulina Irma Susanti

Abstract



Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjang akan menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitan untuk bekerja, dorongan seksual yang menurun, depresi dan ketakutan menghadapi kematian. Hal ini mengakibatkan masalah psikososial, seperti ketidakmampuan dalam melanjutkan gaya hidup normalnya, kemandirian dalam menjalani hidup kecemasan, depresi, isolasi sosial, kesepian, tidak berdaya, dan putus asa. Pengabdian ini dilakukan di ruang Haemodialisa RST Wijayakusuma Purwokerto, dimana pasien yang menjalani haemodialisa. Tujuan dari pengabdian ini untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik relaksasi: genggam jari pada pasien gagal ginjal yang menjalani haemodialisa di RST Wijayakusuma Purwokerto. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah pendekatan, pengukuran tingkat kecemasan pasien (pre dan post) menggunakan kuesioner ZSAS, memberikan pengetahuan tentang teknik relaksasi: genggam jari (ceramah, diskusi) dan memberikan pelatihan teknik relaksasi: genggam jari. Hasil kegiatan ini adalah tingkat kecemasan sebelum dilakukan pelatihan teknik genggam jari kecemasan ringan sebanyak 20 responden (77%) dan kecemasan sedang sebanyak 6 responden (23%) dan setelah dilakukan tindakan kecemasan ringan sebanyak 25 responden (96.2%) dan tingkat kecemasan sedang sebanyak 1 responden (3.8%). Pasien tetap menerapkan teknik relaksasi: genggam jari pada saat merasa cemas dan dilakukan dengan mandiri.



Article Details

Section
Articles