HUBUNGAN SOCIAL MEDIA ADDICTION DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA

Main Article Content

shella utomo
Kristi Lisdyani
Anggi Agustina Rahayu

Abstract

ABSTRAK


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pengguna media sosial pada remaja (91%). Media sosial dapat memunculkan perasaan bahagia pada remaja, kondisi ini memunculkan keinginan untuk terus-menerus bermain media sosial, sehingga menyebabkan remaja mudah mengalami social media addiction (SMA). SMA menyebabkan remaja rentan terhadap cyberbullying, pornografi, pencurian identitas, hingga depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan SMA dengan tingkat depresi pada remaja. Metode penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 92 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner BDI dan Skala Kecanduan Media Sosial. Hasil uji Chi-Square hubungan SMA dengan depresi didapatkan p value < 0,05 (p=0,018). Sehingga terdapat hubungan antara SMA dengan tingkat depresi pada remaja. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi sekolah dalam upaya pencegahan depresi di sekolah. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan hasil penelitian dengan melihat faktor lain yang dapat mempengaruhi depresi akibat SMA, dan menggunakan karakteristik responden yang berbeda supaya hasil yang didapat bisa menjadi bahan perbandingan dengan hasil penelitian ini.


 


Kata kunci: Social media addiction, Depresi, Remaja


 


ABSTRACT


 


Currently, the incidence of social media users among adolescents is still very high (91%). The social media can create feelings of happiness among teenagers, but if this condition cannot be controlled, it will trigger social media addiction (SMA). The social media addiction (SMA) among teenagers can cause the risk of cyberbullying, pornography, phishing attack, and even depression. The objective of this study was to determine the relationship between social media addiction and the level of depression among adolescents. The research method of this study used quantitative correlational with cross sectional approach, the number of samples were 92 respondents with purposive sampling technique. Data collection used BDI questionnaire and Social Media Addiction Scale. The results of the Chi-Square test for the relationship between social media addiction and depression obtained p value <0.05 (p = 0.018). Thus, it shows that there was a relationship between social media addiction and the level of depression in adolescents. The results of this study can provide information for schools in efforts to prevent depression among students. In addition, for further researchers, it can develop by identifying other factors that can influence depression due to social media addiction with different respondent characteristics so that the results obtained can be used as a comparison with the results of this study.


 


Keywords: Depression, Sosial media Addiction, Teenager


 

Article Details

Section
Articles